Fokusnasional.id,Usai libur panjang Idulfitri, Bupati Barito Utara, Haji Shalahuddin, memimpin apel bersama yang digelar pada Rabu, 15 Maret di Tiara Batara Muara Teweh. Apel tersebut menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali komitmen aparatur sipil negara (ASN) dalam menjaga kehormatan dan integritas diri.
Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya menjaga “Marwah” atau kehormatan diri bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Ia menekankan bahwa pangkat dan jabatan bukanlah penentu keberhasilan, melainkan sikap, perilaku, dan perbuatan nyata dalam menjalankan tugas.
“Marwah itu adalah kehormatan diri, martabat, dan harga diri. Saya mengingatkan kepada seluruh yang hadir, tanpa kecuali, untuk mawas diri,” ujar Shalahuddin di hadapan para kepala dinas dan pegawai.
Bupati yang dikenal sebagai orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan tersebut menegaskan dua pilar utama dalam menjaga marwah. Pertama, bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, setiap pemimpin wajib menyampaikan kebenaran.
“Apalagi kepala dinas, wajib menyampaikan kebenaran. Jika kita tidak memulai dari hal yang benar, Kabupaten Barito Utara tidak akan maju,” tegasnya.
Ia juga menyoroti fenomena pemimpin yang hanya pandai berbicara tanpa diiringi aksi nyata. Menurutnya, waktu akan menjadi pembuktian atas kualitas kepemimpinan seseorang.
“Ada yang hebat ngomongnya saja. Tunggu satu bulan, dua belas bulan, pasti akan terlihat mana yang benar-benar bekerja,” ujarnya.
Untuk membangun kepemimpinan yang kuat, Shalahuddin mengajak seluruh jajaran meneladani filosofi Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo—di depan memberi teladan. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara ucapan dan tindakan.
“Kita semua adalah pemimpin. Jadilah teladan, baik dalam berkata maupun bersikap,” pesannya.
Di akhir amanat, Bupati juga memberikan peringatan tegas terkait evaluasi kinerja. Ia menegaskan akan melakukan penilaian terhadap jajarannya, terutama yang dinilai tidak sejalan dengan visi dan arahan pemerintah daerah.
“Saya akan evaluasi. Ini soal bagaimana kita menjaga amanah,” pungkasnya.
Apel yang berlangsung khidmat tersebut menjadi titik awal bagi jajaran Pemkab Barito Utara untuk memulai kembali tugas pasca-Idulfitri dengan semangat baru, menjaga marwah, serta menjunjung tinggi kebenaran dalam bekerja.
(AF/Redaksi).