Fokusnasional.id,Barito Utara – Sebanyak 819 anak yatim piatu dari 11 desa, 7 pondok pesantren, dan panti asuhan di Kabupaten Barito Utara mengikuti kegiatan Wisata Belanja Ramadhan 2026 yang digelar di Pasar Pendopo, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, di halaman Masjid Raya Shiratal Mustaqim dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Sejak pagi, anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan dengan difasilitasi transportasi oleh panitia. Mereka menerima bantuan dana sebesar Rp500.000 per anak, terdiri dari Rp450.000 uang tunai dan Rp50.000 dalam bentuk bingkisan kue Lebaran. Program ini merupakan bagian dari CSR PT SMM yang telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan, dengan jumlah peserta meningkat signifikan dari 300 anak pada awal penyelenggaraan.
Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan kebebasan untuk berbelanja kebutuhan mereka, mulai dari pakaian baru, perlengkapan sekolah, hingga makanan khas Lebaran. Selain membawa kebahagiaan bagi anak-anak, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi pedagang di pasar tradisional.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa anak-anak yatim merupakan generasi penerus yang memiliki masa depan cerah dan tidak sendiri karena banyak pihak yang peduli.
“Anak-anakku, kalian adalah masa depan Barito Utara. Tetaplah taat beribadah, rajin belajar, dan hormati guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, khususnya di penghujung bulan suci Ramadhan, sebagai sarana melatih kesabaran menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kesehatan dan kelancaran rezeki bagi semua pihak.
Sementara itu, Manajer CSR PT SMM, Abdul Syukur, menyampaikan bahwa program ini bertujuan menghadirkan kebahagiaan yang bermakna bagi anak-anak yatim, dengan memastikan proses belanja berlangsung aman dan nyaman melalui pendampingan.
Salah satu peserta, Muhammad Amin Badali dari Desa Bintang Ninggi, mengaku senang dapat membeli pakaian dan makanan Lebaran. Peserta lainnya, Firdaus, berencana membeli tas baru untuk persiapan tahun ajaran mendatang.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat di pasar tradisional.
(AF/Redaksi)